Destinasi Wisata Sumba

IMG_8126.jpeg

Meskipun terkenal dengan pulau yang terkesan “gersang” dan (memang) panas tetapi Sumba mampu memikat setiap orang yang menginjakkan kakinya disana. Kali ini saya akan memberitahu destinasi wisata Sumba yang wajib kalian kunjungi. Karena Sumba bukan sekedar hamparan bukit saja, tetapi ada air terjun, pantai, savanna dan juga berbagai keindahan alam yang berpadu dengan budaya maupun kearifan lokal.

Jadi kalo kalian pikir Sumba hanya dipenuhi dengan nuansa kering dan panas kalian salah besar!!! Pastinya kalian harus merubah pemikiran kalian setelah membaca ini.

Sebelumnya untuk transportasi dan cara menuju Sumba bisa kalian baca di Mau ke Sumba? Ini Yang Perlu Kalian Ketahui Terlebih Dahulu!!!

Destinasi ini saya bagi per wilayah ya!!!
– SUMBA TIMUR

1. Bukit Persaudaraan Mauhau

IMG_2485.jpeg

Berlokasi sekitar 5-10menit dari bandara, destinasi satu ini mempunyai nama yang cukup unik. Meskipun penasaran dengan namanya tetapi saat itu saya enggak kepengen mencari tau arti nama tersebut karena bukit ini begitu sepi jadi enggak ada yang bisa di interogasi.

Dari atas bukit, kita bisa melihat hamparan sawah yang subur dan tertata rapi dengan beberapa pohon yang menghiasi daerah persawahan. Pemandangan ini cukup kontras dengan adanya background perbukitan cokelat yang kering (tapi tetap terlihat keren).

2. Bukit Tenau

IMG_8130.jpeg

Saat menuju Bukit Tenau kalian akan melewati hamparan sawah luas yang tertata rapi. Dejavu dengan sawah itu? Yup karena itu hamparan sawah yang kalian lihat dari Bukit Mauhau.

Setelah melewati persawahan dan perkampungan, sebuah bukit luas menyambut kedatangan kalian, ini dia Bukit Tenau. Keindahan Bukit ini terletak di lembah nya yang menyerupai bentuk zigzag.

3. Pantai Walakiri

IMG_0519.jpeg

 

Tidak seperti pantai pada umumnya, pantai Walakiri sangatlah tenang. Di sini kita bisa menjumpai pohon mangrove yang tertanam di pesisir pantai hingga beberapa meter ke arah laut. Bentuknya pun bervariatif dari yang “jomblo tegar berdiri sendiri” hingga yang “bergerombol ngerumpi” HAHAHA. Uniknya adalah semua pohon terlihat seperti sedang “menari”. Pohon-pohon ini menambah keindahan Walakiri dengan pantulan dari air laut yang tenang.

Waktu terbaik menikmati Walakiri yaitu saat senja ketika air laut hanya menyisahkan ketinggian semata kaki manusia. Setiap orang yang datang pasti akan asik berfoto sambil menyusuri laut yang surut dan juga menikmati senja yang begitu damai dengan warna langit yang terkadang jingga-ungu-merah. Warna langit dan pantulan pohon maupun manusia yang berlalu-lalang terekam begitu indah di Walakiri. Tapi sayangnya pohon-pohon tersebut semakin lama mulai berkurang karena abrasi.

4. Air Terjun Tanggedu

IMG_2901.jpeg

IMG_2922.jpeg

Ini salah satu pembuktian bahwa sumba tidak melulu tentang kawasan yang gersang. Air terjun Tanggedu cukup luas dan berundak-undak dengan debit air yang tinggi dan mata air yang jernih, tanggedu merupakan satu dari sekian air terjun terindah di Sumba.

Sesuatu yang indah enggak mungkin di dapat dengan mudah, melainkan dibutuhkan sebuah usaha. Itulah gambaran saya untuk air terjun tanggedu.

(Berdasarkan pengalaman saya) Dari kota Waingapu menuju Tanggedu memakan waktu +/-3jam dengan berkendara (motor). Jangan membandingkan perjalanan Jakarta yang macet, tapi ini 3 jam tanpa macet, so kebayangkan seberapa jauhnya? Enggak cuma itu gaess, 1.5 jam terakhir mendekati tanggedu jalanan mulai berliku, berbatu, pasir (intinya ngebul) ditambah jurang di satu sisinya. Beberapa kali kami tergelincir, bahkan teman saya jatuh dan berdarah. Belum lagi terkadang orang yang di bonceng harus turun agar motor bisa menanjak.

Tiba di parkiran, ternyata kami harus tracking sekitar 30menit dengan area track di beberapa ruas yang penuh dengan tanah kapur, jadi setiap kami melangkah debu akan berterbangan ke wajah kami. Tapi percayalah selama tracking kalian akan terlena dengan hamparan bukit dan padang savana yang eksotis. Apalagi saat tiba di air terjun, Terbayarkan sudah!!!!! Beberapa undakan air terjun yang mengalir deras dan segar membuat banyak orang Langsung menyebur. Tapi hati2 karena ada spot yang enggak memungkinkan untuk berenang saking derasnya dan juga perhatikan langkah kalian karena licin.

5. Puru Kambera

IMG_0347.jpeg

Puru Kambera bisa kalian temui dalam perjalanan ke Air Terjun Tanggedu. Pesona keindahan puru kambera baru akan dirasakan setelah melewati perkampungan warga dan melewati jalanan di bukit. Begitu tiba diatas bukit kalian akan dibuat “ternganga” karena Sepanjang mata memandang terdapat hamparan savanna yang begitu luas dan juga pohon-pohon terstruktur rapi namun berjauhan. Terdapat beberapa kuda yang sedang asik bersantai, makan, dan berlarian di tambah background laut biru dan langit biru yang seolah tampak menyatu.

6. Tanarara

IMG_8286.jpeg

Kali pertama ke Sumba saya gagal menuju tempat ini dikarenakan salah informasi. Kecewa? Ia!!! Tetapi akhirnya saya berhasil ke Tanarara ketika kembali ke Sumba. Impressed pertama ketika tiba di tanarara seperti berada di planet lain (lebay). Tapi beneran deh, hamparan perbukitan dengan layer tak terhitung banyaknya dan kontur yang unik di tiap bukitnya membuat tempat ini terlihat begitu berbeda.

Hasil foto terbaik di Tanarara sebenarnya ketika menggunakan drone karena kalian bisa melihat jalanan (seakan tanpa ujung) yang membelah perbukitan Tanarara.

7. Bukit Wairinding

IMG_3244.jpeg

Tiba di Bukit Wairinding, sejumlah anak lokal yang tinggal disekitar akan menghampiri wisatawan dengan begitu antusias dan gembira. Raut senyum lugu manis Mereka terlihat begitu gembira seolah ada artis yang datang.

Sekilas mirip dengan bukit Tanau tapi bisa dilihat dari bentuk lembah yang berbeda. Bukit wairinding pun lebih luas dan dipenuhi padang rumput.

Kalau kalian mempunyai cukup banyak waktu coba deh berjalan agak jauh. Hitung-hitung explore Bukit Wairinding karena kalian akan menemui pemandangan berbeda di setiap sudutnya, dengan hamparan padang eksotis yang menawan.

Seperti namanya, disini kalian akan dibuat wairinding (alias merinding) ;p yaitu ketika senja! Keindahannya itu bisa bikin merinding dan klepek-klepek. Satu lagi yaitu ketika mulai larut soalnya kalian akan merinding beneran dengan udaranya yang sangat dingin. ;p

8. Bukit Raksasa Tidur

IMG_3228.jpeg

Bukit, bukit, bukit…
Terkesan membosankan tetapi ya inilah Sumba, penuh dengan perbukitan (khususnya Sumba Timur).

Meskipun terkenal dengan perbukitan tetapi tiap bukit mempunyai keindahan, dan “model” tersendiri. Salah satunya Bukit Raksasa Tidur. __sebuah bukit yang memang berbentuk seperti manusia berukuran besar yang sedang tidur__

Agak sulit menemukan bukit ini karena tidak ada patokan khusus untuk melihatnya. Kalian bisa menemukan bukit ini saat menuju Bukit Wairinding. Mata kalian harus awas (jeli) atau kalian akan kehilangan momen melihat bukit ini. Bukit ini hanya bisa kalian lihat di sisi jalan, jadi kalo mau melihat bukit ini, ya harus berhenti di pinggir jalan.

9. Kampung Raja Prailiu

IMG_2411.jpeg

Kota waingapu-sumba timur terdapat sebuah Kampung Raja di daerah Prailiu.

Dinamakan demikiran karena tempat ini memang merupakan tempat tinggal raja dan pengikutnya (atau mungkin emank kerajaan #CMIIW). Dari info yang saya dapatkan sang raja telah meninggal tetapi belum ada penggantinya.

Meskipun berada di dalam kota, kampung raja prailiu masih memegang teguh adat dan kebudayaan. Bisa dilihat dari rumah khas Sumba yang berdiri kokoh dengan atap jerami yang tinggi dan juga kuburan batu berukuran besar dengan berbagai hiasan patung diatasnya, termasuk kuburan alm. Raja.

Hampir disetiap rumah terdapat pengrajin tenun khas Sumba yang memang merupakan mata pencaharian mereka. di bagian depan pintu masuk terdapat galeri prailiu yang dibangun pemerintah dengan berbagai barang souvenir khas sumba.

Jangan kaget dengan harga kain tenun asli sumba, karena harganya cukup fantastis tapi sepadan dengan waktu pengerjaannya yang memakan waktu berbulan bulan dengan bahan dan pewarna alami dari tumbuh-tumbuhan. Motifnya pun indah.

– SUMBA TENGAH

10. Air Terjun Lapopu

IMG_3322.jpeg

Dibandingkan Tanggedu, Air Terjun Lapopu mempunyai medan yang jauh lebih mudah. Setelah berkendara melewati hutan kalian akan tiba di pintu masuk Lapopu. Lanjutkan dengan tracking beberapa menit di pinggir sungai hingga menemukan sebuah jembatan bambu untuk menyebrangi sungai dan tibalah di air terjun Lapopu.

Air Terjun Lapopu agak landai, tidak seperti air terjun pada umumnya yang langsung jatuh 180 derajat. Meskipun demikian Air Terjun lapopu tetap menjadi salah satu pilihan wisatawan karena keindahan alamnya.

– SUMBA BARAT

11. Kampung Prai Ijing

IMG_3345.jpeg

Kampung prai ijing memliki rumah dengan arsitektur yang sama seperti rumah adat umumnya di Sumba. Hanya saja desa ini lebih tertata rapi.
Kalau ingin mengenal dan meng-explore Kampung Prai Ijing, kalian bisa meminta warga lokal untuk menjelaskan, bahkan juga bisa menyewa baju adat untuk foto.

Kalau beruntung, kalian bisa melihat anak-anak lokal yang baru pulang sekolah. Melihat kesibukan mereka, mulai dari yang menjaga dan menggendong adik, menenun, dan juga bermain.

Bagian atas Kampung Prai Ijing terdapat sebuah spot untuk foto dan melihat kampung dari kejauhan dengan menaiki sebuah tangga

– SUMBA BARAT DAYA

12. Waikacura (#CMIIW)

IMG_0048.jpeg

Awalnya tempat ini enggak masuk ke dalam daftar perjalanan saya.
Berawal dari obrolan saya dengan sopir kalau ingin ke Waikelo Sawah, lalu sang driver berkata ada tempat yang lebih bagus daripada Waikelo Sawah yaitu sebuah air terjun di antara persawahan. Mendengar itu saya langsung semangat dan meng-iya-kan.

Tiba di lokasi saya melihat hamparan sawah yang begitu luas di sisi kiri dan kanan jalan. Sebagai orang kota yang kerjaannya melihat gedung doank, saya langsung terpana. Namun yang menjadi pertanyaan;
* Dimana air terjunnya?
* Namanya air terjun kan dari tempat tinggi ke rendah! Tapi sepanjang mata memandang hanya hamparan sawah dan tidak ada Gunung sama sekali.

Saat itu driver menyuruh turun dari mobil dan mengikuti dia dari belakang. Saya pun menurut dan kami berjalan melewati persawahan dengan tanah becek di antara persawahan hingga akhirnya saya memilih bertelanjang kaki.

Setelah berjalan beberapa menit, saya takjub bukan main dengan apa yang saya lihat.
Air terjun yang SANGAT INDAHHH dan PEACEFUL. Bayangkan air terjun yang mengalir begitu merdu diantara pepohonan rindang dan persawahan. Air jernih berwarna hijau pekat yang mengalir membentang layaknya sebuah sungai dengan pohon kelapa dipinggirnya. Cukup lama saya menghabiskan waktu di tempat ini saking terlena-nya.

Setelah cukup lama disini, saya baru ingat ternyata saya pernah melihat tempat ini dari seorang travel blogger. Traveller tersebut menuliskan caption yang intinya ini adalah tempat baru dan belum banyak orang yang tahu. Saya sempat bertanya tapi doi enggak bisa menyebutkan lokasinya. AND SEEEE >>>> dengan ajaib semesta mempertemukan saya dengan tempat ini. (THE BEST PLACE IN SUMBA)

 

13. Danau Weekuri

Screen Shot 2019-05-27 at 22.26.46.jpeg

Danau satu ini sangat unik dan begitu memikat para wisatawan karena lokasinya bersebelahan dengan laut lepas. Di antara danau dan laut hanya dibatasi sebuah tebing tipis yang terkadang air laut dapat menembus dari celah tebing sehingga air danau ini payau.

Sepanjang tebing yang membatasi danau dan laut di buat jembatan kayu yang cukup panjang sehingga kita bisa melihat dua sisi sekaligus. Di sisi yang satu ada laut luas berwarna biru gelap sedangan sisi satu nya danau Weekuri berwarna biru toska.

Buat yang ingin memacu adrenalin, kalian bisa menemukan sebuah papan loncat yang cukup tinggi untuk terjun ke danau. Kalau takut kalian bisa berenang dari akses (tangga) yang sudah di sediakan. Danau ini cukup dalam jadi kalo takut kalian bisa menyewa ban (truk) untuk bersantai .

14. Pantai Mandorak

20180617_093217.jpeg

Pantai Mandorak mempunyai tebing yang menjorok ke arah laut dari sebelah sisi kiri dan kanan, sehingga terlihat meruncing ke tengah. Kalo di lihat seakan pantai ini menyerupai sebuah teluk. Pantai Mandorak sangat tenang dan indah dengan warna laut yang bergradasi. Banyak warga yang melakukan aktivitas memancing dari pinggir tebing. (Kalo enggak salah inget waktu itu mereka bilang memancing udang.)

15. Kampung Adat Ratenggaro

IMG_3928.jpeg

Tercatat sebagai rumah adat tertinggi di Sumba, Kampung Adat Ratenggaro merupakan salah satu desa terindah yang pernah saya kunjungi. Pasalnya persis di sebelahnya terdapat lautan dengan hamparan pantai yang indah yang berbentuk meliuk dan melingkar, mungkin dikarenakan sedang surut.

Seperti di desa adat lainnya, Ratenggaro-pun banyak yang menjual kain tenun khas Sumba. Ingin berkuda? kalian bisa mencobanya disini, apalagi Sumba terkenal dengan kudanya yang perkasa.

16. Bukit Lendongara

IMG_9930.jpeg

Selama berada di Sumba Barat, saya tidak menemukan perbukitan padang savanna seperti yang biasa saya temukan di sumba Timur. Hingga ketika saya tiba di Bukit Lendongara. Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kontur hamparan perbukitan dan savanna, malahan menurut saya tempat ini “B” aja karena kurang seeksotis perbukitan yang ada di Sumba Timur. Tapi ada satu kelebihan di Bukit Lendongara yang tidak pernah saya temui selama berada di Sumba Timur, yaitu kita bisa duduk senang dan melihat laut lepas.

17. Pantai Mbawana

P1010662.jpeg

Salah satu ikon Pantai Mbawana adalah sebuah tebing yang mejorok kelaut dengan sebuah lubang yang besar di tengahnya. Entah bagaimana lubang besar tersebut terbentuk, yang pasti kalian harus datang saat air surut agar bisa berjalan di pinggir pantai sambil menembus lubang tersebut.

Fyi, untuk menuju lokasi ini kalian harus menuruni tebing yang cukup curam, jadi berhati-hatilah. Tapi kalau takut, kalian bisa di pandu oleh warga lokal yang memang standby di pintu masuk.

18. Tanjung Mareha

IMG_3608.jpeg

Ingin menikmati sunset dengan pemandangan laut dan tebing ala Uluwatu-Bali? Tanjung Mareha-lah pilihannya!!! Dari sini kita bisa melihat Pantai Mbawana dan hamparan laut beserta deburan ombak yang menari indah dan eargasm abis. Sayangnya saya enggak mendapatkan momen sunset karena datang saat siang dan saya malas menunggu hingga sore. Tapi percaya deh timing terbaik yaitu ketika sunset!!!

 

Itu dia beberapa daftar tempat wisata di Sumba yang bisa saya bagikan. Sebenarnya masih ada 3 tempat lagi yang ingin saya kunjungi tapi sayangnya saat itu enggak keburu, berikut daftarnya:

– SUMBA TIMUR

1. Air Terjun Waimarang

70133b05f779_resize_800_600_rel_left_top.jpg

Foto dari Google

2 kali ke Sumba dan saya enggak sempat ke Waimarang sama sekali, HIKSSS.
Waimarang adalah sebuah air terjun yang terlihat seperti gua (bagi saya). Air Terjun Waimarang begitu indah dengan airnya yang berwarna hijau toska. Biasanya wisatawan akan bermain air dan melompat di sisi tebing.

2. Pantai Tarimbang

pantai-tarimbang.-sumba.jpg

Foto dari Google

Pantai di bagian selatan Sumba Timur ini dahulu terkenal dengan sebuah pohon mati yang berada di pinggir pantai. Namun sayangnya pohon tersebut sudah hilang akibat abrasi. Mendengar berita tersebut sayapun membatalkan perjalanan kesana ditambah perjalanannya yang jauh dan beda arah.

– SUMBA BARAT DAYA

3. Waikelo Sawah

Waikelo-Sawah.jpg

Foto dari Google

Merupakan salah satu mata air di Sumba yang dijadikan objek wisata. Posisinya Enggak terlalu jauh dari Waikacura. Konon mata air di Waikelo sawah tidak pernah habis meskipun kemarau. Waikelo sawah terdapat semacam bentuk gua yang indah namun wisatawan tidak boleh berenang karena terdapat arus air dalam yang berbahaya.

 

Nah itu dia destinasi wisata sumba yg wajib kalian ketahui dan kunjungi. Keren kan? Jadi tunggu apalagi? Buruan beli tiket kesana dan nikmati setiap perjalanan disana.

Note untuk yang mau melakukan perjalanan ke tempat ini :

– Bawa Masker, khususnya saat ke air terjun Tanggedu, karena di beberapa tempat cukup berdebu.

– Buat kalian yang ingin menerbangkan drone di Bukit Mauhau, mending lupain aja karena lokasinya sangat dekat dengan bandara. Jadi ketika kalian mau menerbangkan drone pasti akan ke detect dan enggak mau terbang. Jadi daripada berat-berat bawa drone terus cape-cape pasang baterai dan propeller (baling-baling), belum lagi connect hp ke remote controller dan taunya ga bisa terbang mendingan enggak usah.

– Kalo kalian enggak kuat dengan udara dingin, khususnya saat menjelang malam di Bukit Wairinding mendingan bawa jaket.

– Bawa yang tunai, in case kale kalian tertarik dan ingin belanja kain tenun.

– Untuk menuju Pantai Mbawana kalian harus menuruni tebing yang cukup terjal. Biasanya orang lokal akan “mengekor” dan membantu wisatawan dengan mengulurkan tangannya. Sekali kalian menerima bantuan maka siap-siaplah mengeluarkan duit untuk biaya jasa tersebut. Pastikan jaga barang bawaan anda ya.

– Jangan lupa berbagi ya, khususnya anak-anak di Sumba. Kalian bisa memberikan alat tulis, buku, atau kalau kalian mampu bisa kasih tas dan sepatu. Apalagi melihat antusias  anak-anak Sumba ketika sekolah. mereka rela berjalan kaki hingga berjam-jam dan melewati perbukitan.

– Jangan pernah memberikan uang khususnya kepada anak-anak ya. sangat disayangkan karena di daerah Sumba Barat Daya mereka money oriented, mungkin karena terlaulu sering dikasih Oleh wisatawan jadi apa-apa minta duit berbeda dengan anak-anak di Sumba Timur.

Budget Per Juni 2018 :

– Sebenarnya hampir semua tempat wisata di Sumba tidak dipungut baya alias gratis. Kalaupun bayar hanya parkir kendaraan, dan itupun hanya dibeberapa tempat.
Hampir semua parkiran di daerah Sumba Barat Daya di patok Rp 50.000/Mobil

Berbeda dengan Sumba Timur yang hanya beberapa ribu rupiah saja.

– Semua rumah adat di Sumba yang kalian datangi, wajib mengisi buku tamu dan memberi uang dengan sukarela. Tapi saat Desember 2018 saya ke Prai Ijing sudah ada pembayaran berupa tiket masuk sebesar Rp. 20.000/Orang, Parkir Rp 10.000/mobil

– Bukit Wairinding Rp 4.000/orang, Parkir Rp 5.000/Motor

– Air Terjun Tanggedu Rp 5.000/Orang, Parkir Rp 5.000/Motor

– Air Terjun Lapopu Rp 7.500/Orang, Parkir Rp 10.000/Mobil

 

TAKE NOTHING BUT PICTURES
LEAVE NOTHING BUT FOOTPRINTS
KILL NOTHING BUT TIME

ENJOY THE TRIP !!! ^^

 

Advertisements

2 thoughts on “Destinasi Wisata Sumba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s