Archery Clash

87ca6cde-07cc-4d4d-8ad8-18623b48fa60

Sekitar 2 tahun lalu saya sempat posting sebuah tulisan tentang kegiatan olahraga yang bisa kita lakukan di Jakarta yaitu Jakarta Archery Club (JAC). Namun kali ini saya enggak akan membahas JAC lagi.

Masih seputar archery atau panahan sih, tetapi kali ini sebuah pengalaman bermain panahan yang berbeda, sebut dia Archery Clash.

pernah dengar air soft gun atau paintball kan? Bisa dibilang Archery Class termasuk kategori tersebut, yaitu kita harus berperang. Kalo air soft gun dan paintball menggunakan tembakan sejenis pistol, sedangkan Archery Class sesuai namanya yaitu menggunakan panahan.

Berawal saat saya melihat insta story dari seorang wanita rupawan yang cantik nya luar biasa :p

Dari situ saya coba cari tau lokasi, biaya, dan bla…bla…bla…

Setelah informasi terkumpul baru lah saya mengajak orang-orang yang siap mempertaruhkan nyawanya untuk di panah. Terkumpullah 12 orang relawan termasuk saya (10 pria dan 2 wanita).

Setelah menentukan tanggal, akhirnya hari yang dinantikanpun tiba dan kami langsung meluncur ke TKP tepatnya di Planet Futsal – Mall Artha Gading lt.7

Ngomong-ngomong tadi cuma bercanda ya ^^ permainannya emank menggunakan busur dan anak panah beneran tapi ujung anak panahnya sudah di bungkus dengan busa tebal. Jadi udah dipastikan enggak akan timbul korban jiwa, tapi kalo korban panah asmara mungkin aja hehehe (hmm.. Jadi inget lagu seseorang kayaknya)

Setelah berkumpul, kami di briefing dan diberikan beberapa peralatan standard, seperti; busur, anak panah, arm guard. Kurang lebih mirip ketika saya bermain JAC hanya kurang finger tab nya, tapi enggak masalah juga sih. Kemudian masing-masing diberikan sebuah rompi kain dengan pilihan 2 warna yang digunakan untuk menandakan mana teman dan mana lawan. Yap dan akhirnya kami split 6 vs 6 dengan “HOMPIMPA”.

 

 

Sembari kami berbagi kelompok, memilih alat, berlatih memanah dan foto-foto (maklum anak milenial) — pihak Archery Clash juga sibuk mempersiapkan tempat di lapangan futsal tersebut dengan memompa sesuatu semacam entah sebutnya apa, okay sebut aja “ban”– Ban tersebut berukuran cukup besar dan tinggi, pastinya bisa menutupi 1-2 orang dan digunakan sebagai bunker atau tempat berlindung di markas.

Permainan berlangsung selama 2 jam dan di bagi 3round yang tiap round nya bisa di ulang beberapa kali.

Setelah semua persiapan beres, kami langsung menuju “basecamp” masing-masing.

Setiap memulai babak permainan kami HANYA diperbolehkan memegang busur saat berada di basecamp. Nah ini dia yang menarik!!! Karena semua anak panah akan di kumpulkan di tengah lapangan kemudian (kami) para pemain bediri di ujung masing-masing basecamp sambil menunggu aba-aba/countdown dari “wasit”.

3… 2… 1…

kemudian kami berlari secepat mungkin menuju “tempat persediaan senjata” tersebut untuk mengambil sebanyak mungkin anak panah yang berada di tengah lapangan (langsung saja saya teringat film hunger games yang dimana mereka harus berebutan senjata dan saling membunuh untuk memenangkan permainan)

Dan sekaligus menjadi tanda kalo pertandingan berdarah tersebut dimulai :p

 

Cara bermainnya mirip-mirip dengan pendahulu nya. Kita cukup mengatur strategi dan kalo sudah di tembak otomatis kita harus kasih jawaban kalo suka bilang ia, kalo enggak bilang enggak, jangan PHP *ooopsss salah fokus*, intinya setelah kena anak panah kita dianggap “mati” dan harus keluar dari lapangan sampai 1 set itu selesai, tapi enggak berlaku kalo kita berhasil menangkap anak panah lawan  dengan tangan kita.

Anak panah yang sudah jatuh bisa di rebut untuk menjadi amunisi baru. Tapi hati-hati jangan sampai tertembak saat mengambil anak panah tersebut.

51180290-592e-4e7d-9df9-feec949579d7

Note untuk yang mau melakukan aktivitas ini :

– Booking dari jauh-jauh hari sebelumnya!!!

Karena selain Archery Clash, Lapangan tersebut digunakan untuk bermain futsal juga. Jadi mereka bisa cek apakah jadwal yang kalian ajukan itu tepat saat lapangan kosong.

– Pakai pakaian yang nyaman dan juga sepatu

– Ada kamar ganti tapi hanya untuk pria aja. Jadi untuk kaum hawa hmmmmmm….. Ya gitu dehh.. Hahaha

– Bawa botol minum, kalaupun enggak sebenarnya bisa beli di kantin si, tapi demi mengurangi limbah plastik bolehlah bawa botol minum sendiri.

– Minimal pemain 10 orang dan maksimal 16 orang. Kalo lebih dari 16 orang sebenarnya bisa tapi akan digunakan sistem liga.

– Sebenarnya enggak harus main di Planet Futsal – Mall Artha Gading, kalian bisa milih tempat sendiri bahkan bisa keluar kota TAPIIII ongkos dan lapangan yang akan dipakai harus kalian tanggung sendiri

 Budget Per Juli 2018 :

– Biaya main untuk 2 jam minimal 10 orang : Rp 150.000/orang

Kalo lebih dari 10 orang akan ada diakon untuk orang ke 11 dan seterusnya (detil nya tanya langsung aja ya)

– seperti yang saya bilang diatas untuk tempat bisa pilih bebas, dengan biaya : Rp 500.000 untuk kurir dan domisili Jakarta

– Selain archery bisa disediakan tambahan seperti bubble soccer dan dodgeball untuk menambah keseruan saat bermain biayanya Rp 50.000/orang

– Jangan pernah merusak properti karena harus ganti rugi #sobatmissqueen Rp 100.000/anak panah

 

TAKE NOTHING BUT PICTURES
LEAVE NOTHING BUT FOOTPRINTS
KILL NOTHING BUT TIME

 

ENJOY THE TRIP !!! ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s