Ngurtafur

IMG_20170701_094335_216.jpg

PASIR TIMBUL…
Kayaknya hampir semua orang pernah mendengar yang namanya pasir timbul.
Beberapa orang menyebutnya pasir timbul, ada yang bilang pulau gusung/gosong, atau ada juga yang bilang pantai gusung/gosong.

Tapi apapun sebutannya minumnya teh botol S*sro #lohhh… :p

Pasir timbul biasa nya terjadi saat air laut sedang surut dan kemudian terbentuklah sebuah pulau kecil yang tidak berpenghuni di tengah lautan (yaialah, gimana bisa di huni kalo cuma ada pas surut 😆)

Berbeda dari pasir timbul kebanyakan, (masih seputar) di Maluku Tenggara tepatnya Kei Kecil ada satu tempat yang memiliki pasir timbul yang anti mainstream.
Pasir timbul yang membelah lautan, yap namanya NGURTAFUR.
Sebelumnya simak dulu ya perjalanan saya kesana. ^^

Sama seperti cerita di postingan sebelumnya tentang Pulau Bair kalo harus menggunakan boat, begitu juga untuk menuju Ngurtafur.
Tetapi yang membedakan adalah kalo pulau Bair harus berangkat dari pelabuhan Dulah-kota Tual, sedangkan Ngurtafur harus melalui pelabuhan Debut yang berbeda kota.

IMG20170630091733.jpg

IMG20170630091900.jpg

IMG20170630091631.jpg

IMG20170630091811.jpg

Pantai Ngurtafur berada di pulau Warbal.
Untuk menuju pantai Ngurtafur biasanya menggunakan jenis perahu boat tanpa penutup dan berbeda jenis dengan boat yang menuju pulau Bair dengan penutup.

Setelah tiba di pelabuhan Debut, kami langsung naik boat dan siap berangkat, tapi baru jalan beberapa menit kami sudah mendapatkan kejutan. Bukan kejutan karena pemandangan yang bagus tapi kami harus menerima nasib kalo kami basah kuyub karena di terpa air laut akibat cipratan dari boat yang menghantam ombak selama perjalanan penuh non stop sampai TKP.

IMG20170630094245.jpg

Detik-detik sebelum diterpa ombak

Saat trip bareng teman biasanya setiap pagi saya akan briefing dulu buat ngejelasin sepanjang hari mau kemana, ngapain dan bawa apa aja.
Karena saat itu ingin ke Ngurtafur dan kebetulan hasil review di mbah google tempatnya keren banget untuk foto, jadilah saya menyuruh teman-teman menggunakan baju yang keren biar fotonya bagus (Rencananya emank hanya untuk foto dan enggak kepikiran buat main air atau berenang jadi kami enggak bawa baju ganti.)

Tapi ya namanya nasib yaudah lah ya… kami harus menerima kenyataan kalo baju kami yang “bagus” itu habis kuyub dan kami cuma bisa ketawa doank selama perjalanan (untung saya gak di bully dan di lempar ke laut :p).

Di tambah salah satu teman saya berinisiatif memjemur bajunya di boat ketika tiba di Ngurtafur dan kemudian begitu kami mau balik baju nya udah hilang entah kemana di bawa angin yang saat itu cuaca memang kurang bersahabat. (berombak dan angin kencang.)

IMG20170630111018.jpg

IMG20170630110707 2.jpg

Sesuai dengan ekspektasi ternyata benar-benar sebagus hasil googling maupun review dari orang-orang.

Dari Ngurtafur kita bisa melihat pasir timbul yang seakan tidak ada ujungnya dan sejauh mata memandang hanya ada hamparan pasir putih bersih yang membelah lautan dan air laut jernih yang enggak bisa digambarkan indahnya.

WOW indah banget.

DSCN4590 2.jpg

20170630_104253 copy 2.jpg

IMG20170630111402 2.jpg

Konon katanya pasir timbul di Ngurtafur ini memiliki panjang 2km (jauh juga ya). Tapi enggak ada salahnya kalo mau jalan kaki dari ujung pasir timbul hingga ke pulau. 😝

Btw kalo lagi beruntung kalian bisa mendapatkan sebuah kejutan lainnya yaitu kalian bisa menemukan rombongan burung pelikan yang sedang bersantai di Ngurtafur dan momen tersebut menjadi salah satu pemandangan “mahal” yang bisa kalian dapatkan di bagian Indonesia karena pelikan tersebut berasal dari Australia yang sedang ber-migrasi.

Karena saat itu saya kurang beruntung jadinya saya enggak melihat pelikan sama sekali. Jadi gambar dibawah ini saya comot dari google (mohon ijin ya)

ngur-tafur-copy_1.jpg

*Pic from google

kvklftcm03uhfjsh0nb2.jpg

*Pic from google

 

Note untuk yang mau melakukan perjalanan ke tempat ini :

– Untuk menuju Pulau Kei Kecil cek di Surga Kecil di Timur Indonesia

– Bawa sunblock ya soalnya kan main di laut dan menghindari sinar UV. ^^

– Bawa handuk dan pakaian ganti, selain jaga-jaga kalo basah kuyub bisa untuk ganti pakaian kalo mau berenang

– Bawa drybag. Kalo enggak punya minimal bawa kantong kantong plastik

– Terkadang kalo sedang banyak pengunjung biasanya burung pelikan tidak bisa kita temui (mungkin mereka pemalu :p). Jadi sebisa mungkin pastikan kalian datang bukan saat musim liburan

 

Budget Per Juni 2017 :

– Boat Pulau Ngurtafur : Rp 1.100.000/Boat

Kalo saran saya coba tanya ke penginapan kalian, dan biasanya mereka akan kasih harga yang lebih murah daripada yang saya data.

 

TAKE NOTHING BUT PICTURES
LEAVE NOTHING BUT FOOTPRINTS
KILL NOTHING BUT TIME

ENJOY THE TRIP !!! ^^

 

Advertisements

One thought on “Ngurtafur

  1. Pingback: Surga Kecil di Timur Indonesia | Go Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s