Liburan Singkat di Ambon

20170702_072001 2.jpg

“Ambon Manise”
Ibukota Maluku ini memang mempunyai segudang pesona, sebut saja musik.

Ambon yang dikenal sebagai kota musik ini melahirkan banyak musisi dengan suara yang menawan, bahkan baru-baru ini Ambon terpilih menjadi tuan rumah Festival Musik Internasional.

Selain musik, Ambon juga dipenuhi dengan tempat-tempat wisata menawan, baik kuliner, pantai, maupun sejarah.
Nah sekarang saya akan membahas beberapa tempat wisata asik yang bisa kita kunjungi kalo cuma 1-2 hari di Ambon.

20170625_065703 2.jpg

 

1. Jembatan Merah Putih

20170627_191909.jpg

Tahun 2016 lalu Jembatan Merah Putih diresmikan oleh bapak Presiden Jokowi.
Nah jembatan ini di buat untuk mempermudah akses antar desa bahkan bandara Pattimura.
Soalnya sebelum jembatan ini dibangun, warga yang berada di Ambon harus memutari teluk Ambon dulu dan itu cukup membuang waktu.

Coba deh kalian datang saat malam hari, kalian akan menemukan jembatan ini disinari lampu yang bisa berubah-ubah warna nya dan menurut saya ini terlihat elegan dan megah.
Yang pasti kalau mau foto di jembatan ini harus hati-hati alias memikirkan keselamatan terlebih dahulu ya.

Anyway sampai sekarang Jembatan Merah Putih merupakan jembatan terpanjang di wilayah timur Indonesia. ^^

 

2. Lapangan Merdeka dan Patung Pattimura

IMG20170628085524.jpg

IMG20170628085911.jpg

Berlokasi di pusat kota Ambon, Lapangan Merdeka biasanya digunakan oleh masyarakat sekitar untuk bersantai, berolahraga, dan bahkan biasanya dipakai saat acara-acara tertentu.

Bersebelahan dengan Lapangan Merdeka, kita bisa menemukan patung Pattimura.
Siapa yang enggak kenal dengan pahlawan nasional yang satu ini???
Pahlawan asal Ambon ini menjadi salah satu pahlawan yang dibanggakan oleh penduduk Ambon.

Disini kita juga bisa menemukan tulisan “ambon manise” dengan warna oren menyala, yang pasti nya bisa menjadi properti untuk foto, sekaligus tulisan ini menjadi pembatas antara Lapangan Merdeka dan patung Pattimura.

Kalo mau merasakan susana yang berbeda coba deh datang malam harı, soalnya kita bisa melihat tempat ini di penuhi dengan lampu-lampu yang berada di sekitar lapangan.

 

3. Gong Perdamaian

IMG20170628083811.jpg

Masih di area Lapangan Merdeka tepatnya berada di seberang lapangan, kita akan menemukan salah satu icon di Ambon yaitu Gong Perdamaian.

Tentunya kita masih ingat konflik umat beragama yang terjadi di Ambon yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa, sekaligus mencoreng nama Indonesia karena tragedi kemanusiaan saat itu
Karena hal itu juga banyak orang berpikir dua kali untuk datang ke Ambon.

Meskipun pernah di terpa konflik antar agama, tapi sekarang Ambon menjadi salah satu kota yang mempunyai nilai toleransi umat beragama yang tinggi , jadi kita enggak perlu takut untuk mengunjungi Ambon.

Nah Gong Perdamaian ini menjadi simbol perdamaian setelah tragedi tersebut.

 

4. Pintu Kota

IMG20170628071434.jpg

IMG20170628072157.jpg

Obyek wisata satu ini berada di Nusaniwe (30-40 menit dari kota Ambon).
Entah kenapa dinamakan pintu kota, mungkin karena disini kita bisa menemukan sebuah tebing besar dengan lubang besar ditengah nya yang membentuk seperti sebuah gerbang atau pintu.
(Tapi ada yang bilang dahulu para pelaut yang ingin masuk ke Ambon harus masuk melalui tempat ini)

Terlepas dari masalah penamaan pintu kota, dari sini kita bisa melihat langsung laut Banda dan kata nya merupakan salah satu spot diving yang indah di Ambon.

 

5. Lubang batu

IMG20170628080743.jpg   IMG20170628080857.jpg

IMG20170628081100.jpg

Enggak jauh dari Pintu Kota kita bisa mampir ke sebuah tempat yang bernama Lubang Batu. Disini kita akan masuk ke sebuah gundukan batu dan di dalamnya terdapat semacam ruangan dan di ujungnya kita bisa melihat laut lepas yang tenang dan indah.

 

6. Pantai Natsepa

IMG20170628102430.jpg

IMG20170628104115.jpg

Kurang lengkap rasanya kalo sudah di Ambon tapi enggak singgah di Pantai Natsepa.
Obyek wisata dengan garis pantai yang panjang ini mempunyai pasir dan laut yang bersih dan indah, enggak heran banyak orang yang menghabiskan waktu liburannya untuk bersantai, berenang, maupun menghabiskan waktu dengan orang yang di sayangi.

Ohya, jangan lupa mencoba rujak natsepa langsung di Pantai Natsepa.
Rujak yang satu ini berbeda dengan rujak yang biasa kita makan.
Kalo kata ibu pembuat rujak yang membedakan itu adalah bumbu nya.
Nah begitu saya coba waduh rasa nya bener-bener endeuss (Bahasa food blogger jaman sekarang). Bisa di bilang saking enak nya, hampir tiap kali ketemu rujak natsepa pasti langsung pesan :p.

 

7. Pantai Liang

IMG20170702094917.jpg

Berbeda dengan pantai Natsepa yang ramai dikunjungi orang, Pantai Liang bisa dibilang cukup sepi, mungkin karena lokasinya yang terhitung jauh.
Eitsss, tapi jangan kira Pantai Liang enggak bagus ya.
Menurut saya Pantai Liang yang paling the best diantara semua pantai yang saya kunjungi selama di Ambon.
Bahkan Pantai Liang pernah menjadi pantai terindah di Indonesia pada tahun 1990.

Laut bergradasi toska-biru yang super jernih dengan view sebuah gunung yang ada di seberang, belum lagi tempat ini dikelilingi pohon yang rindang. Jadi nya enak banget buat bersantai sambal menikmati angin sepoi-sepoi, ohya jangan lupa makan rujak juga ya hehehe.

Yang pasti suasana tenang di pantai Liang membuat orang merasa betah berlama-lama disini. Pokoknya cocok banget buat orang yang ingin melepas penat.

 

8. Waiselaka

IMG20170702102437.jpg

IMG20170702102635.jpg

IMG20170702103303.jpg

IMG20170702103558.jpg

Tidak terlalu jauh dari Pantai Liang kita bisa singgah ke sebuah mata air yang bernama Waiselaka.
Warga sekitar Waiselaka menggunakan mata air tersebut untuk keperluan mereka sehari-hari, seperti mandi, mencuci pakaian, bahkan untuk di konsumsi.
Herannya meskipun digunakan untuk mencuci dan mandi mata air di Waiselaka selalu jernih dan bersih.

Nah yang menjadi daya tarik wisatawan adalah adanya sosok binatang seperti belut yang hidup di Waiselaka, dan warga setempat menamai nya MOREA.
Morea merupakan binatang jinak dan mempunyai bentuk yang besar seperti belut listrik. Badannya yang licin dan berlendir membuat kita cukup geli saat mencoba memegang morea, bahkan untuk memegangnya bukan perkara mudah karena morea suka menggeliat dan karena badannya yang licin itu.

Morea tinggal di lubang-lubang yang berada di pinggiran mata air.
Untuk melihat Morea kita harus didampingi oleh pawang khusus yang menggunakan telur mentah sebagai umpan. Setelah telur dipecahkan maka Morea akan keluar dari “singgasana” nya. Jumlah Morea disini sangat banyak, dan masyarakat sangat menjaga Morea, karena mereka percaya Morea merupakan binatang keramat yang menjaga mata air Waiselaka, sehingga tidak ada satupun orang yang berani mengambil, ataupun mengkonsumsi.

 

9. Patung Christina Martha

ambon-monumen.jpg

Monumen-Patung-Martha-Christina-Tiahahu-1-696x464.jpg

Patung Christina Martha terdapat di sebuah bukit di Ambon bersebelahan dengan kantor DPRD Maluku, tepatnya bereda di depan rumah dinas wakil gubernur Maluku. Dari sini kita juga bisa melihat langsung indahnya kota Ambon dengan latar laut Banda.

Niat hati datang kesini pas sunset tapi apa daya karena hujan jadinya baru bisa datang pas malam. Karena hasil foto yang terlalu gelap jadinya saya numpang ambil foto dari google (mohon ijin ya ^^)

____________________________________________________________________________________________

Oke, itu dia beberapa masukan tempat wisata di Ambon yang bisa kita kunjungi, semoga bermanfaat ya ^^

 

Note untuk yang mau melakukan perjalanan ke tempat ini :

– Buat kalian yang emank cuma 1-2hari di Ambon sebaiknya kalian arrange dulu mau kemana aja, kalo perlu cari yang searah.

– Buat yang transit beberapa jam usahakan jangan pergi terlalu jauh biar enggak ketinggalan pesawat.

– Curah hujan di Ambon cukup tinggi, jadi saran saya mendingan sewa mobil aja kalo enggak mau ribet. Tapi kalo emank minim budget, enggak ada salahnya prepare jas hujan terlebih dahulu.

 

Budget Per Juni 2017 :

– Tiket Masuk Gong Perdamaian : Rp 5.000/Org

– Tiket Masuk Pintu Kota : Rp 20.000 (detilnya saya lupa, yang pasti waktu itu saya ber-6+1 sopir)

– Tiket Masuk Pantai Natsepa : Rp 4.000/Org

– Tiket Masuk Pantai Liang : Rp 4.000/Org
Retribusi : Rp 5.000/Group

– Tiket Masuk Waiselaka bisa dibilang seikhlasnya aja untuk biaya pawang.
(jasa pawang dan telur)

– Sewa mobil : Rp 550.000/12jam
Kontak : keliling-ambon.id / 0812.4713.4134

TAKE NOTHING BUT PICTURES
LEAVE NOTHING BUT FOOTPRINTS
KILL NOTHING BUT TIME

ENJOY THE TRIP !!! ^^

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s