Hunting Whale Shark

Snorkeling_whale_shark_4.JPG
Sekitar tahun 2016,  Whale Shark/Hiu Paus lagi booming di Indonesia dan kebanyakan orang menyebut nya dengan hiu tutul.

Pertengahan tahun 2015, saya berlibur ke Labuan Cermin, dan Kepulauan Derawan – Kalimantan Timur.

Tepat 2 Bulan sebelum berangkat, saya mendengar dari beberapa blogger yang mengatakan bahwa di Kalimantan Timur terdapat whale shark, tepatnya di Desa Talisayan, sebuah tempat yang menghasilkan banyak ikan karena dekat dengan laut.

Berhubung info yang saya dapatkan di internet masih minim, jadi nya saya mencoba mencari Talisayan di dalam peta.

Ternyata saya memang harus melewati Talisayan bila ingin ke Labuan Cermin, dan akhirnya saya memutuskan mampir ke Talisayan.

20150715_111545.jpg

Okay….. Perjalanan-pun di mulai dari Kota Berau.
Untuk perjalanan menuju Talisayan sendiri memakan waktu sekitar +/- 4-5 jam.

Dengan info yang benar-benar minim, saya memaksakan diri untuk nekad menuju Talisayan.

Singkat cerita setelah tanya jalan ke orang-orang, akhirnya kami sampai, tapi begitu sampai di Talisayan, perjuangan kami pun belum selesai, soalnya kami harus bertanya kepada warga sekitar bagaimana cara melihat hiu tutul.
Tapi sayang nya respon dari warga yang mayoritas berprofesi sebagaian nelayan itu tidak tau tentang keberadaan Whale Shark.

Sebenarnya saat itu saya sudah pesimis, dan berencana melanjutkan perjalanan ke Labuan Cermin aja. Tapi tiba-tiba ada seorang nelayan yang tau tentang whale shark, dan dia menawarkan perahu nya untuk mencari whale shark.
Setelah deal harga untuk sewa perahu, akhirnya kami mencari penginapan di sekitar dermaga.

20150715_182722.jpg

Jangan Liat Saya Selfie, Tapi Liat Langitnya… Jam 6.30 PM Masih Terang

20150716_082231.jpg

Tempat Makan Langganan Selama 2 Hari

perahu sudah,
Penginapan sudah,
Makan sudah,
Lalu kami langsung tidur syantik, karena kami harus ke dermaga jam 05.00 AM untuk hunting.
Untuk penginapannya sendiri saya lupa foto, tapi model penginapan di sini seperti rumah warga.

JAM MENUNJUKKAN PUKUL 05.00,
kami langsung menuju dermaga dengan berjalan kaki sekitar 3-5menit.
Bermodalkan perahu nelayan, kami pun siap mengarungi lautan luas HWAHWAHWA

DSCN1643.jpg

Perahu Nelayan

Hamparan laut dan bintang menjadi teman perjalanan kami untuk menuju perahu bagan.

Perahu bagan itu perahu untuk menangkap ikan dengan menggunakan sistem jaring angkat, dan ukuran bagan itu sangat besar.

Biasanya whale shark akan berada di sekitar bagan, karena para nelayan akan men-sortir ikan yang mereka tangkap, dan mereka akan membuang beberapa ikan yang tidak layak untuk di jual.

Momen tersebut merupakan bagian yang dinantikan whale shark untuk mendapat makanan “gratis”
Jadi kalo mau hunting mendingan dari pagi, karena saat pagi hari kita akan melihat whale shark muncul ke permukaan.

DSCN1635.jpg

Kapal Bagan

20150716_061155.jpg

Karena masih gelap, jadi nya kami belum bisa melihat whale shark, jadi nya mau enggak mau harus nunggu agak terang. Tapi ada yang membuat saya terkagum-kagum, soalnya saya bisa melihat plankton menyala atau nama keren nya itu Bioluminescen Phytoplankton.

Jadi nya gak usah jauh-jauh ke Maladewa buat melihat plankton menyala, meskipun ga sekeren di sana, yah paling enggak udah pernah liat. AHHAHAHA

20150716_061737.jpg

Cahaya Biru dari Plankton

Setelah menunggu cukup lama, akhirnya kami bisa melihat whale shark.

20150716_061354.jpg

20150716_061852.jpg

Di luar dugaan, whale shark ini bener-bener GUEEDEEE BGT.
Apalagi saat melihat nelayan bagan membuang ikan ke laut. Si whale shark langsung membuka mulutnya yang lebar itu dan menghisap “makanan” mereka. Antara takjub dan seram sebenarnya, karena kami berniat untuk menyelam dan foto dengan para whale shark.

Tapi kembali lagi karena info nya masih minim, kami masih agak takut untuk berenang bersama whale shark. Lebih tepatnya takut kalo ternyata whale shark itu ganas, Meskipun mereka bersahabat, tapi tetap saja cukup ngeri. #mentalcemen.

20150716_060505.jpg

Whale shark yang kami temui cukup banyak, meskipun kebanyakan yang berukuran kecil, tapi itu aja udah sangat besar buat kami.

Nah, untuk berjumpa dengan whale shark sudah tidak susah lagi sekarang. Karena selain di Talisayan, “mereka” juga terdapat di Gorontalo, Papua, bahkan di Kep. Seribu.

Yang pasti suatu saat nanti, saya akan datang untuk foto di bawah laut bersama whale shark. (Semoga Berjodoh)

 

Note untuk yang mau melakukan perjalanan ke tempat ini :

– Inti nya kalau mau ke Talisayan kalian harus tiba di Kota Berau dulu, dari Berau tinggal sewa mobil +/- 5jam

– Jangan lupa minum antimo bagi yang mabok, soalnya perjalanan nya berkelok-kelok dan gasrak-gusruk alias rusak.

– Jaga jarak saat berenang dengan whale shark, INGAT jangan mengganggu, soalnya kasihan kalo mereka sampai merasa terusik. Khususnya saat nyemplung jangan heboh lompat nya.

– Sebisa mungkin jangan menyentuh whale shark.

Budget Per Juni 2015 :

– Sewa Boat : Rp 600.000/Boat

– Penginapan : RP 530.000/ 3 Kamar

– Mobil : Rp 2.000.000/ Pulang Pergi Berau Biduk-Biduk (2 hari)

TAKE NOTHING BUT PICTURES
LEAVE NOTHING BUT FOOTPRINTS
KILL NOTHING BUT TIME

ENJOY THE TRIP !!! ^^

Advertisements

One thought on “Hunting Whale Shark

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s